Selasa, 15 Maret 2011

Mengapa Nyamuk Menghisap Darah Manusia ?

Nyamuk, pasti kata ini tidak asing bagi kita. Nyamuk adalah serangga tergolong dalam order Diptera; genera termasuk Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies. Nyamuk mempunyai dua sayap bersisik, tubuh yang langsing, dan enam kaki panjang; antarspesies berbeda-beda tetapi jarang sekali melebihi 15 mm.




Hanya Nyamuk Betina Yang Menghisap Darah
Ketika mengamati cara hidup nyamuk, nyamuk memiliki cara dan petualangan hidup yang luar biasa. Telah berabad abad kita mengenal bahwa semua nyamuk akan menghisap darah untuk bertahan hidup namun tidak sepenuhnya itu benar. sebenarnya nyamuk bertahan hidup dengan memakan nektar bunga sedangkan menghisap darah adalah kebutuhan mereka untuk bertahan hidup.


Nyamuk betina menghisap darah karna untuk bertelur, telur telur nyamuk tersebut membutuhkan kadar protein yang cukup yang banyak terkandung dalam darah manusia.


Cara nyamuk betina dapat menghisap darah
pada ujung mulut nyamuk betina terdapat sebuah prebosis panjang yang dapat menembus kulit mamalia dan manusia. Nyamuk betina memerlukan protein untuk pembentukan telur karenanya kebanyakan nyamuk betina perlu menghisap darah untuk mendapatkan protein yang diperlukan. Nyamuk jantan berbeda dengan nyamuk betina, dengan bagian mulut yang tidak sesuai untuk menghisap darah. Agak rumit nyamuk betina dari satu genus, Toxorhynchites, tidak pernah menghisap darah. Larva nyamuk besar ini merupakan pemangsa jentik-jentik nyamuk yang lain.


Saat nyamuk betina hinggap di permukaan kulit manusia, ia mengeluarkan cairan liur yang berfungsi melunakkan kulit dan memulai menyuntikan mulutnya. sedangkan bentolan gatal yang muncul dari suntikan tersebut akibat reaksi alergi dari cairan tersebut. Bagaimana dengan kasus demam berdarah? pada nyamuk tertentu mereka memiliki virus tersebut dan dikeluarkannya saat mengeluarkan cairan pelunak itu.


Bagaimana Nyamuk Mendeteksi Keberadaan Manusia ?
Menurut penelitian dari ahli kimia ekologi Walter Leal. nyamuk tidaklah tertarik dengan aroma manusia tetapi terdapat sebuah zat yang bernama Nanonal. zat ini adalah zat yang diproduksi oleh burung dan manusia dan memiliki aroma yang cukup kuat hingga dapat menarik perhatian nyamuk. rata rata manusia memproduksi 20 nanogram nanonal setiap satu jam.


Menurut penelitian tersebut, walaupun manusia telah memakai pakaian tebal untuk menghindari nyamuk, nyamuk tetap dapat mendeteksi selama mereka tahu bahwa terdapat pembuluh darah dibalik yang manusia kenakan karena mereka dapat merasakan hawa panas dari tubuh manusia meskipun menggunakan pakaian tebal.(iyan berbagi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar